Jadi sebagai masyarakat Pamekasan, kata Zaini Wer Wer, kedatangan dan aksinnya itu untuk meminta klarifikasi serta meminta penyataan sikap tegas dari pihak eksekutif.

"Karena insiden-insiden itu benar-benar sudah menciderai kota Gerbang Salam kota tercinta kita ini," teriaknya.

Sementara itu, di depan massa aksi, Kasatpol PP Qusairi mengatakan, bahwa apa yang menjadi tuntutan KOMAD pihaknya sudah menindak tegas.

"Kami kemaren telah turun bersama komisi 1 dan mengecek langsung ternyata disana (Wiraraja) terkunci dan tidak ada kegiatan, namun beberapa hari kemudian ada laporan juga bahkan ditangkap oleh aparat Kepolisian, langsung saya ambil langkah, langsung saya gembok dengan rantai," pungkasnya.

Kemudian keesokan harinya pihaknya (Satpol-PP) telah memanggil pihak pengelola namun tidak hadir, akan tetapi apabila pada panggilan kedua dan ketiga tetap tidak hadir, pihaknya akan meminta pihak Kepolisian.