"Terima kasih kepada para orang tua yang begitu aktif terlibat mendampingi anaknya saat belajar dari rumah. Mereka bahu membahu memberikan motivasi menemani belajar, bahkan turut pula menjadi guru bagi anak-anaknya, ini patut kita apresiasi," terang Bupati dua periode ini.
Data Unesco mencatat lebih dari 90 persen atau sekitar 1,3 miliar populasi siswa global harus belajar dari rumah. Hal ini mengindikasikan, hampir satu generasi di dunia terganggu proses pendidikannya.
"Semangat pantang menyerah dan gotong royong adalah sebuah keteladanan untuk anak-anak kita, murid-murid kita adalah para penerus bangsa," ajak politisi senior PKB ini.
Sebab itu, pihaknya mengapresiasi seluruh guru, tenaga kependidikan, para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa di tengah pandemi.