"Semangat juang yang tinggi dan kesabaran bapak dan ibu guru semua, pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan," tuturnya.

Busyro berpesan, semangat dan terus bergerak mencari inovasi untuk kelangsungan proses belajar anak didik tidak boleh surut meski lewat online (daring). Atau bahkan, lewat kelompok kecil hingga guru harus terjun ke rumah masing-masing siswa secara bergiliran.

"Semuanya menjadi bukti bahwa kita adalah pewaris para pejuang yang tidak mau menyerah dengan keadaan. kita mampu beradaptasi dengan terus belajar, berbagi, dan berkolaborasi," paparnya.

Akibat pandemi pula, jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada bapak dan ibu guru yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta. Selamat Hari Guru Nasional tahun 2020. Bangkitkan semangat wujudkan merdeka belajar," tukasnya. (Mp/al/kk)