Menanggapi protes tersebut, Manajer Sumenep" class="inline-tag-link">PLN Sumenep, Achmad Suaidi, membantah tudingan yang disampaikan warga. Ia menyatakan seluruh proses pemasangan jaringan listrik telah mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Ini untuk kepentingan masyarakat. Jadi sebenarnya ini persoalan antarwarga. Kami tidak pernah melakukan penebangan atau pemasangan secara sembarangan,” ujarnya.

PLN, lanjut dia, siap mengikuti proses hukum apabila persoalan tersebut dibawa ke jalur litigasi.

“Kalau memang akan ditempuh jalur hukum, silakan. Kami akan mengikuti proses sesuai aturan,” pungkasnya.***