Sebagai wakil rakyat, ia menyuarakan kepentingan ratusan nelayan Masalembu. Mereka bukan kelompok tanpa daya. Dengan alat tangkap tradisional seperti pajala, jaring mayang, atau pancing, penghasilan mereka justru bisa mencapai belasan juta rupiah sekali melaut.
Ada pula nelayan yang dikenal sebagai pakedo-kedo, spesialis pemburu ikan dasar seperti kerapu dan kakap. Keahlian mereka bahkan diakui di kawasan lain seperti Makassar dan Spermonde.
Darul melihat, persoalan cantrang bukan semata soal alat tangkap, tetapi juga soal keberlanjutan. Jika dibiarkan, laut bisa kehilangan daya dukungnya, dan nelayan kecil akan menjadi pihak pertama yang terdampak.
Pandangannya tentang kepemimpinan juga cukup tegas. Ia menginginkan pejabat memiliki kepekaan terhadap situasi masyarakat.