Ia menambahkan, keputusan membuka kembali swalayan tak lama setelah insiden dinilai mencederai rasa kemanusiaan dan solidaritas antarpegawai.

“Ada duka, ada kehilangan, tapi responsnya justru seakan biasa saja,” tambahnya.

Sementara itu, Homaidi, Ketua Koperasi Syariah Nusa Umat yang membawahi swalayan NU Batang-batang, memberikan klarifikasi.

Ia menegaskan, bahwa seluruh pengurus hadir ke rumah duka dan telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban.