PAMEKASAN, MaduraPost - Seorang pengguna bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi asal Kabupaten Pamekasan, Wildan Hamid, mengeluhkan sistem klaim pembelian BBM yang dinilainya janggal.

Keluhan itu muncul setelah dirinya mengalami pembatasan saat hendak mengisi BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Wildan mengisahkan, pada Senin (26/1), dirinya sempat mengisi BBM subsidi senilai Rp 100 ribu di SPBU yang berada di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Usai pengisian tersebut, ia melanjutkan perjalanan dengan tujuan kembali ke Pamekasan.

“Saya berangkat mau pulang ke Pamekasan, sebelumnya isi bensin di SPBU Lenteng cuma Rp 100 ribu,” ujar Wildan, Senin (26/1).

Dalam perjalanan, Wildan bersama keluarganya sempat beraktivitas di wilayah Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.