Sikap tersebut kian memicu tanda tanya publik mengenai komitmen dan profesionalisme pelaksana proyek. DPRD dan masyarakat pun mendesak agar CV Andi Karya segera bertanggung jawab, mengingat dampak pekerjaan langsung dirasakan siswa dan guru.
Proyek pendidikan yang dibiayai uang negara, dinilai tak boleh selesai hanya secara administratif, tetapi harus meninggalkan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan layak. Ketika hal mendasar itu diabaikan, integritas pelaksana proyek pun patut dipertanyakan.***