Kondisi ini memperkuat dugaan lemahnya koordinasi internal BNI sekaligus menimbulkan kesan adanya pengaburan informasi kepada publik.
"Jadi pak Angga dan ibu Annisa itu dari kantor wilayah BNI itu sudah datang di tanggal 11 November 2025 kira-kira itu di atas jam 03.00 sore. Kalau saya berani membuktikan itu, sampai ke manapun saya berani membuktikan itu, cuma hati-hati bagi yang membuat pengakuan berbohong hati-hati hati-hati saja," tegas Wirya pada wartawan, Rabu (14/1) sore di kantornya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak BNI Wilayah Jawa Timur belum memberikan penjelasan resmi terkait pelaksanaan appraisal tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.***