OPINI, MaduraPost - Sebagai seorang jurnalis lepas yang tumbuh dan bekerja di daerah, saya merasakan secara langsung dinamika dunia jurnalistik yang terus berubah, termasuk di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Di tengah arus modernisasi dan kemajuan teknologi informasi, profesi wartawan kini semakin mudah diakses oleh siapa saja.
Kemudahan ini di satu sisi patut disyukuri, karena membuka ruang partisipasi publik dalam menyampaikan informasi.
Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga melahirkan fenomena wartawan jadi-jadian yang tumbuh subur tanpa dibarengi pemahaman yang utuh tentang esensi dan tanggung jawab jurnalistik.
Tidak sedikit dari mereka yang menyandang identitas wartawan, tetapi enggan atau bahkan tidak pernah berupaya mengenal apa itu profesionalisme jurnalistik.