SUMENEP, MaduraPost - Rekaman suara seorang perempuan yang disebut sebagai istri Kepala Desa Galis, berinisial F, beredar masif di grup WhatsApp warga Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Isi rekaman itu memicu kegelisahan publik karena memuat ancaman kepada warga penerima program bantuan sosial agar mencairkan dana hanya di agen miliknya.

Voice note berdurasi lebih dari dua menit itu memuat peringatan keras agar warga tidak mengambil bantuan di agen lain.

“Untuk semua pemegang kartu, baik lama maupun baru, dari semua jenis bantuan. Jangan sampai ada yang ambil di agen lain. Kalau saya temukan, saya laporkan ke suami saya,” demikian petikan suara perempuan dalam rekaman yang kini menjadi perbincangan warga, Sabtu (8/11).

Di bagian lain, F juga menyebut dirinya memiliki kewenangan tertentu atas data penerima bantuan.