“Ada indikasi kuat praktik fraud yang menyebabkan kerugian bank hingga puluhan miliar rupiah. Detailnya akan kami sampaikan setelah pemeriksaan lanjutan,” ujarnya, Jumat (24/10/2025) sore, dalam sebuah konferensi pers di mapolres setempat.
Kasus ini sebelumnya sempat disorot publik setelah Barisan Keadilan Rakyat (Bakar) mendesak penegak hukum membuka secara transparan dugaan penyimpangan keuangan di Bank Jatim Sumenep.***