Selain itu, proyek ini diharapkan dapat menekan maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah timur Madura.

Menurut Jauhari, dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang telah dialokasikan untuk pembangunan APHT cukup besar. Sehingga masyarakat sudah semestinya bisa segera merasakan manfaatnya.

“Fasilitasnya sudah siap, anggarannya juga telah dikeluarkan. Sekarang yang dibutuhkan hanyalah langkah cepat agar APHT benar-benar memberikan dampak nyata bagi rakyat,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Perusahaan Daerah Sumekar, Hendri Kurniawan, menyatakan sebagian besar perizinan sudah rampung.