Adapun pada sesi hari kedua, peserta dijadwalkan untuk menerima materi dari Bagus Mulyono, Tenaga Ahli Bupati Sumenep Bidang Kesehatan yang juga mantan Ketua Ahli Gizi Kabupaten Sumenep, serta dari organisasi profesi keperawatan PPNI yang akan diwakili oleh Anis, seorang perawat senior dari RSI Kalianget.

“Kami ingin pendekatan yang digunakan bersifat holistik. Tidak hanya fokus pada aspek klinis, tapi juga mencakup peran gizi, pendidikan kesehatan, rehabilitasi, dan peran aktif perawat di lingkungan masyarakat,” tutur Syamsuri.

Melalui kegiatan ini, Dinkes P2KB Sumenep menargetkan peningkatan cakupan skrining dini dan penguatan edukasi masyarakat secara luas, sebagai langkah strategis untuk menurunkan angka kejadian dan kematian akibat diabetes di Kabupaten Sumenep.***