Dana tersebut difokuskan untuk keperluan seperti pembelian peralatan usaha dan pengadaan bahan baku.
“Tujuan dari dana ini adalah untuk mendorong masyarakat agar dapat mengembangkan atau memulai usaha produktif, yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan mereka secara mandiri,” terang Mustangin.
Berbagai jenis usaha yang diajukan warga penerima bantuan antara lain berjualan es jus, makanan ringan seperti gorengan, minuman jeruk peras, hingga usaha kecil lainnya yang dinilai memiliki potensi berkembang karena menyasar kebutuhan konsumsi harian masyarakat.
Menurut Mustangin, usaha-usaha tersebut dianggap cukup menjanjikan mengingat sifatnya yang langsung berkaitan dengan konsumsi rumah tangga dan hanya membutuhkan investasi awal yang relatif kecil.