“Iya, memang ada penghulu yang menikahkan, tapi saya tidak tahu rumahnya di mana. Orangnya keturunan kiai, kadang datang kalau ada acara atau undangan,” tuturnya.

Ketika ditanya apakah penghulu tersebut merupakan warga Rajun, Jannatin membenarkannya. Namun, kembali ia mengaku tak mengenal lebih jauh identitas tokoh itu.

“Iya, dia warga sini, dari Rajun. Tapi saya tidak tahu siapa namanya. Di sini ada sekitar 2.500 warga, masa saya hafal semua? Yang saya tahu, dia keturunan kiai, hanya itu,” imbuhnya.

Di penghujung wawancara, Jannatin menyampaikan bahwa pemerintah desa tidak mendapat undangan dalam prosesi pernikahan Hasan dan Makkiyah.