SUMENEP, MaduraPost - Sumenep" class="inline-tag-link">SMPN 1 Sumenep menuai sorotan setelah sejumlah orang tua siswa menyampaikan keberatan atas pungutan biaya yang dinilai membebani menjelang kelulusan dan kegiatan study tour tahun ajaran 2024/2025.

Biaya yang diminta sekolah dinilai tidak transparan dan minim komunikasi kepada wali murid.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ia diminta membayar Rp250 ribu untuk acara perpisahan, Rp75 ribu untuk ijazah, dan Rp1.350.000 untuk kegiatan study tour.

Namun, ia menyebut informasi tersebut hanya disampaikan secara lisan oleh anaknya, bukan secara resmi oleh pihak sekolah.

“Selama yang saya ingat, nggak ada koordinasi soal study tour. Itu murni info dari anak saya. Seharusnya dimusyawarahkan dari jauh-jauh hari. Ini seperti ditodong,” ungkapnya, Rabu (21/5).