SUMENEP, MaduraPost - Sengketa pergantian kWh meter yang melibatkan Jailani hingga kini belum menemui kejelasan.

Meski lebih dari sepekan telah berlalu sejak Jailani menyampaikan aduannya ke kantor ULP Sumenep" class="inline-tag-link">PLN Sumenep, perkembangan penyelesaian kasus tersebut masih stagnan, tanpa langkah konkret.

ULP Sumenep" class="inline-tag-link">PLN Sumenep sebelumnya sempat menjanjikan upaya mediasi antara Jailani dan Bunahwi dengan tiga pihak lain, yakni Benny, Dani, dan Iksan.

Namun, realisasi dari janji itu tak kunjung terwujud. Tak ada mediasi, tak ada pembicaraan resmi, hanya sekadar janji yang menggantung di udara.

Sementara itu, tiga nama yang disebut-sebut sebagai sosok kunci dalam persoalan ini, Dani (alias Achmad Hamdani, diduga pelaku utama), Benny (pegawai P2TL PLN), dan Iksan (yang membawa surat kuasa atas nama Bunahwi) tiba-tiba lenyap tanpa kabar. Tidak diketahui di mana keberadaan mereka kini.