SUMENEP, MaduraPost – Kasus dugaan rekayasa penggantian kWh meter di tambak udang milik Jailani memasuki babak absurd.
Hingga kini, PLN ULP Sumenep belum juga berani mengambil sikap tegas, apalagi memberikan kepastian hukum atas tindakan yang dilakukan oleh petugasnya, yang disebut-sebut terlibat praktik manipulatif.
"Masih melakukan komunikasi dengan Jailani dan Bunahwi, untuk tindak lanjutnya seperti apa,” kata Kepala ULP Sumenep" class="inline-tag-link">PLN Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (23/4).
Ia juga menambahkan, bahwa belum ada informasi lanjutan yang bisa disampaikan ke publik.
Ironisnya, alih-alih memberikan klarifikasi tuntas, Pangky justru tampak ragu bahkan dalam menanggapi keabsahan surat kuasa yang dijadikan dasar tindakan lapangan.