Sesampainya di darat, pasangan asal Australia itu langsung dibawa ke rumah seorang warga di Desa Bancamara bernama Harianto Hari, yang fasih berbahasa Inggris.

Mereka mengalami trauma akibat insiden tersebut dan membutuhkan waktu untuk beristirahat.

[caption id="attachment_43877" align="alignnone" width="700"]madurapost.net/wp-content/uploads/20250130_154555.jpg" alt="" width="700" height="400" /> TERTOLONG. Potre dua WNA asal Australia, Watt Peter John (63) dan Delves Catherine Winifred (61), yang kapal pesiarnya terombang-ambing di perairan sekitar Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep.[/caption]

Dari hasil interogasi, diketahui bahwa kapal Australian berangkat dari Australia menuju Kupang, NTT, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bali dan Kalimantan sebelum akhirnya mengalami musibah di perairan Sumenep akibat cuaca buruk.

Beruntung, pasangan tersebut tidak mengalami luka serius, dan dokumen-dokumen penting berhasil diamankan. Namun, mereka mengalami kerugian material yang cukup besar.