Karena kondisi cuaca buruk dengan gelombang mencapai 1-2 meter, kapal-kapal kecil tidak berani mendekat.
Perangkat desa kemudian mengerahkan kapal taksi KM. Sriwijaya untuk melakukan evakuasi.
Namun, saat hampir mencapai kapal Australian, gelombang semakin tinggi sehingga kapal evakuasi terpaksa kembali ke dermaga.
“Kondisi semakin memburuk, kapal yacht itu semakin mendekati karang dangkal dan hampir kandas. Akhirnya, warga berinisiatif menyelamatkan dua awak kapal dengan menggunakan jeriken dan pelampung agar mereka bisa mencapai pantai,” kata Kahor pada wartawan.