"A ini adalah pacarnya si DR," kata Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso dalam konferensi pers bersama awak media, Selasa (24/12) siang di Mapolres setempat.
Dalam perjalanannya, DR menutupi kehamilannya kepada keluarganya. Bahkan, saat DR melahirkan, ia melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain atau petugas medis.
"DR melahirkan bayi tersebut di rumahnya saat situasi sedang sepi tanpa bantuan siapapun," kata Kapolres Henri.
Ketika DR melahirkan bayinya itu, ia langsung membungkusnya dengan kain dan langsung membawanya pergi.