SUMENEP, MaduraPost – Sumenep" class="inline-tag-link">Anggota Komisi I Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipasi terhadap dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan oleh musim angin barat, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Menurutnya, setiap tahun musim angin barat selalu memicu dua persoalan utama, yakni kelangkaan kebutuhan pokok (sembako) dan penumpukan penumpang di pelabuhan akibat pembatalan atau penundaan jadwal keberangkatan kapal antar pulau.
"Dua dampak ini harus segera diantisipasi. Semua unsur lembaga pemerintahan terkait harus memastikan bahwa kebutuhan sembako masyarakat kepulauan tetap stabil dan tidak terjadi kelangkaan," ujar Juhairi pada wartawan, Minggu (22/12).
Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga pasokan sembako di wilayah kepulauan selama musim angin barat berlangsung.
Menurutnya, akses masyarakat kepulauan terhadap kebutuhan pokok menjadi sangat terbatas karena sering terhambatnya pengiriman barang akibat cuaca buruk.