PAMEKASAN, MaduraPost - Merasa tidak puas dan kecewa terhadap yang disampaikan Inspektorat terkait dugaan tindak pidana korupsi Mobil SiGAP, sejumlah massa aksi dari forum lintas NGO Pamekasan melanjutkan aksinya ke Kantor Kejaksaan Negeri Negeri Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (9/3/2021).
Setibanya di Kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan, Sempat terjadi aksi saling dorong antara pihak keamanan dengan peserta aksi karena kasi Pidsus mengatakan Kajari tidak bisa menemui peserta aksi karena sedang berada diluar kantor.
Karena tidak percaya kalau Kepala Kejaksaan itu tidak ada ditempat dan merasa permintaannya tersebut dibohongi oleh pihak Kejari, massa aksi merasa geram dan ngotot ingin mengswiping kantor Kepala Kejari.
Abdus Salam Keceng yang merupakan salah satu orator aksi, mengatakan bahwa akibat kasus mobil SiGAP integritas kejaksaan negeri Pamekasan melorot.
"Kami tidak akan bubar sebelum Kajari menemui kami, dengan adanya tindakan Kajari yang sepertinya enggan menemui kami, membuktikan kalau Kepala Kejaksaan ada kongkalikong," Katanya.