"Gedung ini adalah representasi demokrasi. Semakin transparan kita, semakin besar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah," tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor dan Dinas PUTR Kabupaten Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait insiden larangan foto tersebut.
Sementara publik terus menunggu penyelesaian pembangunan gedung baru yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2024 ini.***