SUMENEP, MaduraPost - Larangan mengambil gambar di area pembangunan gedung baru Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi perhatian publik.
Tak terkecuali anggota DPRD itu sendiri, Ahmad Juhairi. Anggota Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep dari Fraksi Nasdem itu menegaskan pentingnya keterbukaan dalam proyek ini karena menggunakan anggaran publik.
"Silakan teman-teman media mengawasi pembangunan gedung baru DPRD. Itu milik rakyat, dibangun dengan uang rakyat. Jadi, siapa saja berhak mengawasi proses pembangunannya," kata Juhairi pada wartawan, Sabtu (21/12).
Pernyataan tersebut muncul setelah adanya laporan bahwa beberapa jurnalis dan pembuat konten media sosial dilarang memotret di lokasi proyek.
Insiden itu terjadi saat mereka melakukan siaran langsung TikTok, memanfaatkan pemandangan gedung yang sedang dalam tahap akhir pengerjaan.