SUMENEP, MaduraPost – Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) terbukti memberikan dampak yang luas, tidak hanya untuk petani tembakau dan industri rokok, tetapi juga bagi sektor kesehatan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati. Pihaknya menjelaskan, bagaimana dana tersebut digunakan untuk memperkuat fasilitas kesehatan di rumah sakit.

Erliyati mengungkapkan, bahwa sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep terus memanfaatkan alokasi DBHCHT untuk pengadaan alat-alat kesehatan.

Untuk tahun 2024, rumah sakit tersebut mendapat alokasi sekitar Rp 1 miliar, yang akan difokuskan untuk membeli 25 tempat tidur pasien baru.

"Tahun ini kami memperoleh sekitar Rp 1 miliar dari DBHCHT, dan dana tersebut akan kami gunakan untuk pengadaan tempat tidur pasien," kata Erliyati dalam keterangannya, Senin (21/10).