Dikonfirmasi terpisah, Ketua PPK Rubaru, Abd. Hadi, berdalih tidak tahu atas problem tersebut. Dia mengarahkan pewarta untuk langsung melakukan upaya konfirmasi kepada Ketua PPS Duko, Fadlillah.

"Langsung telepon Ketua PPS-namya saja, soalnya saya belum dengar itu," ucapnya singkat dari bilik telepon saat dikonfirmasi melalui sambungan via WhatsApp.

Sementara, Ketua PPS Duko, Fadlillah menepis rumor dugaan adanya pengondisian rekrutmen KPPS di Desa Duko.

"Pada awalnya di Desa Duko ini kan terdiri dari 11 TPS yang Pemilu kemarin. Terus sekarang tinggal 5. Itu kan jelas ada pengurangan kepanitiaan di bawah. Intinya, saya tidak pernah menjegal salah satu warga untuk menjadi anggota KPPS," kata Fadlillah.