"3 orang yang dilantik, termasuk salah satunya pengganti Buzairi, PPS Desa Jelbudan," kata Rahbini usai melantik 3 PPS hasil PAW, Kamis (6/6).

Meski demikian, Rahbini tetap beralasan bahwa PAW tersebut dilakukan Sumenep" class="inline-tag-link">KPU Sumenep bukan karena yang bersangkutan terbukti sebagai pengurus atau anggota Partai Politik (Parpol).

Akan tetapi, ucap Rahbini, atas kesadaran mereka sendiri untuk menjaga stabilitas di Sumenep.

"Buzairi itu memilih mengundurkan diri karena demi stabilitas, bukan karena aktif di Parpol. Karena dia memang benar-benar dicatut namanya di Parpol. Hasil koordinasi dengan PKB sudah selesai, yang bersangkutan memang benar-benar dicatut," dalih Rahbini.