Dia mengungkapkan, bahwa di tahun ini akan ada 5 kecamatan yang menjadi target digitasi atau pemetaan. Di antaranya Kecamatan Saronggi, Bluto, Lenteng, Manding dan Talango.

"Proses digitasi atau pemetaan aset tanah ini diawali dengan sinkronisasi dan koordinasi data aset tanah dengan OPD selaku pengguna barang aset tanah di 5 wilayah kecamatan yang menjadi target," kata dia mengungkapkan.

Selanjutnya, data aset tanah yang telah tersinkronisasi dan tervalidasi dilakukan survey lapangan untuk mengambil titik koordinat dari masing-masing aset tanah.

"Titik koordinat yang diambil ini kemudian diinputkan ke dalam peta berbasis GIS," ujarnya.

Dalam kegiatan ini, sinergitas antara OPD di lingkungan sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan digitasi tersebut.