"Perhatikan, sekecil apapun, ketika lingkungan mengalami perubahan bisa memberikan dampak yang tidak main-main. Pesisir itu, kata Kiai Mamak adalah pertahanan. Ketika pesisir habis maka orang Madura di darat menunggu saatnya karena pertahanan sudah habis," kata Kiai Dardiri menguraikan.

Ia meminta kepada warga agar menjaga air, tanah, laut, pesisir, serta tumbuh-tumbuhan.

"Itu bagian dari cara kita menjaga lingkungan," pintanya.

Diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan tambak garam di kawasan pesisir pantai kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, ditolak oleh warga setempat karena dinilai mengancam lingkungan sekitar.

”Disitu jantung kehidupan masyarakat nelayan. Tidak hanya warga Tapakerbau yang mencari ikan rajungan, udang dan sebaginya di sana, tapi dari desa-desa sekitar juga,” ujar Ahmad Siddik, warga setempat.