Hingga akhirnya, suara tangisan sang bayi terdengar oleh warga bernama Titik Armah (54), yang pada saat itu juga berada di Puskesmas Batuan menemani ibunya yang sedang dirawat.

“Sumber suara dari belakang ruang rawat inap, dan dicek ternyata terdapat bayi perempuan tanpa dilengkapi pakaian dan masih berlumuran darah,” ungkap Widiarti, Minggu (12/22023) kemarin.

Kaget melihat ada bayi menangis, Titik kemudian memanggil petugas, dan bayi segera dibawa ke dalam puskemas untuk dimandikan dan dilakukan tindakan medis.

Setelah mendapat laporan, kata Widiarti, polisi langsung memeriksa CCTV dan didapati seorang perempuan berinisial FA (18) yang dicurigai sebagai ibu kandung dari bayi perempuan tersebut.

"Kami lakukan pemeriksaan,” ucap Widiarti.