Menurutnya, pertama, insiden ini sudah menjadi isu nasional dan membentuk opini publik bahwa Herman adalah seorang begal.

Kedua, jika pun Herman adalah begal tidak pantas diperlakukan semena-mena oleh polisi hingga menghilangkan nyawanya.

"Kita ada di Negara hukum. Sepantasnya harus mengikuti perundang-undangan yang berlaku. Saya mendengar berita ini sudah beberapa hari lalu, setelah satu hari insiden itu terjadi," kata Diyah menjelaskan.

Usai video Herman viral disegala platfrom media sosial, hati Diyah tergerak. Ditambah adanya video klarifikasi perempuan yang mengaku korban dan hendak dibegal oleh Herman semata-mata dianggap hanyalah bentuk pembelaan.