SAMPANG, MaduraPost - Sejumlah petani di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang terancam gagal panen. Ini disebabkan semakin langkanya pupuk bersubsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Langkanya pupuk subsidi di wilayah tersebut sudah dialami oleh petani sejak satu bulan terakhir. Saat ini yang banyak beredar pupuk non susibdi yang harganya cukup tinggi, seperti
pupuk Urea ukuran 50kg dijual seharga Rp95.000/sak, padahal harga HET pupuk tersebut hanya Rp90.000/sak.
Salah satu petani di Campolng Dori mengatakan, bahwa petani tahun ini dicekik dengan harga pupuk subsidi susah dicari dan mendapatkan, Bahkan di kios-kios yang biasa sudah membeli jarang ada, meski ada harganya mahal.
"Sudah beberapa Minggu ini pupuk subsidi jarang sekali ada di kios-kios. Meski ada, harganya juga tinggi persaknya dalam 50 kilogram, saya beli dengan harga mencapai Rp95 ribu," kata Dori disela-sela kesibukan di sawahnya, Jum'at (6/11/2020)