Perempuan hari ini sangat merasa tergantung pada segala macam makeup guna mempercantik dirinya. Akibatnya mereka tidak sadar bahwa sedang diperalat untuk memperoleh keuntungan dan hal itu sama sekali tidak disadari.

Setelah mereka sibuk mengurus hal demikian maka tujuan utumanya untuk memperoleh pendidikan pun dengan perlahan akan terlupakan sehingga tidak heran jika dirinya tidak sadar akan permasalah yang sedang menimpanya. Jadi kirisis ekonomi tidak dapat dijadikan sebagai akar permasalahan bagi seorang perempuan, sebab mereka yang berkecukupan juga berpotensi untuk terjajah kehidupannya.

Maka untuk itu yang harus dilakukan hari ini adalah membangun kesadaran agar tidak mudah terjajah, baik terjajah hidupnya dengan pernikahan dini ataupun terjajah dengan kehidupan yang hedonis. Menjadi haram hukumnya bagi seorang perempuan untuk benar-benar merdeka jika saja tidak mau sadar akan keadaannya yang sedang terjajah oleh berbagai macam pola kehidupan.

*Penulis adalah Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI), beralamat Matanair, Rubaru, Sumenep. Aktif di PMII sekaligus Pimpinan Umum LPM Retorika STKIP PGRI Sumenep periode 2020-2021.