Buktinya, dari evaluasi yang telah dilakukan selama satu bulan kemarin, ada hasil 30 persen PAD terbayarkan.
"Khusus kelurahan kita coba dioptimalkan, sudah 30 persen PAD sudah terbayar. Target kami sampai pertengahan Oktober, Kelurahan tuntas dan bergerak ke yang lain. Beberapa Kades sudah menghubungi kami. Dan kami langsung kami ambil. Untuk memastikan siapa saja yang sudah bayar," papar dia.
Sehingga, lanjutnya, bersama Kades langsung bisa disetorkan ke perbankan. Sebab, diharapkan pembayaran semua menggunkan non tunai.
"Kita tidak terima uang. Lalu kita bersama Bank Jatim menyiapkan bukti bayar pada masyarakat yang diakui secara sistem," imbuhnya.
Kedepan, pihaknya akan melaksanakan sosialisasi dan mengerakkan sosialisasi tersebut melalui media.