"Paling sekitar tiga bulan, itu sudah target. Kita sudah keluarkan randon maksimal bulan September sudah bisa dilaksanakan. Sekarang berproses ditingkat panitia untuk mendapatkan bakal calon. Minimal dua maksimal tiga," kata dia.
Jika lebih dari tiga, lanjutnya, akan dilakukan tes uji kompetensi seperti Pilkades serentak sebelumnya.
"Walaupun hanya dua Desa tetap dilakukan tes," jelasnya.
Meski telah memasuki suasana kenormalan baru (New Normal) masa pandemi covid-19, Pilkades PAW sangat memungkinkan untuk digelar. Pasalnya, jumlah massa atau pemilih bisa diatur, sehingga bisa mematuhi protokol kesehatan.