"Yang diiterima BUMDes tahun anggaran 2017 sebesar 50 juta, sampai saat ini juga tidak jelas untuk modal apa saja. Tahun 2018 juga mendapat anggaran 100 juta," urainya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Kades Tanjung, Salamet, mengatakan masih dalam proses untuk ijin pemakaian kapal.
"Untuk ijinnya masih proses, kemarin sudah dapat ijin dari Syahbandar Kalianget, tinggal yang ke Surabaya yang belum," katanya, saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya.
Salamet menerangkan, bahwa BUMDes yang orientasinya pengadaan kapal sebagai pelayaran dari Desa Tanjung ke Pulau Gili Genting nantinya.
"Kapal itu memang tidak digunakan sejak tahun 2019, ya karena ijinnya itu belum kelar. Pokoknya ya tunggu saja. Saya sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub)," tuturnya.