SUMENEP, MaduraPost - Dibentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penyongsong kemampuan sektor perekonomian di kawasan tersebut.
Namun bagaimana, jika adanya Bumdes tidak dipergunakan sebagai wadah pembangunan Desa. Salah satu warga, Andika, Dusun Binaba, Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, mengatakan Bumdes di Desanya sudah mulai tidak aktif,dan bahkan nyaris tidak ada pengelolanya.
"Pengurus Bumdes-nya sampai saat ini tak pernah menduduki kantor Bumdes dan mengurus keuangan yang diterima oleh Desa," ungkap Andika, pada MaduraPost, Sabtu (27/6).
Jika pengurus Bumdes tidak proaktif, sambung Andika, mengapa bantuan tiap tahun mengalir dari Dana Desa (DD).
Andika menyebutkan, DD yang diberikan kepada Bumdes pada tahun 2019 yakni pengadaan Kapal. Sedangkan, kapal yang dibeli oleh Bumdes diatas milikkan oleh Kepala Desa (Kades) sendiri.