“Saya tak berani menyebutkan secara jelas nama Syekhnya, karena saya tak dapat izin untuk membocorkan," tegas dia.

Namun perempuan itu memaparkan, Syekh tersebut merupakan pendatang dari negara Turki.

"Pakaian yang dia pakai tidak seperti pakaian kita. Syehk itu seperti memakai jubah atau pakaian ikhram," timpalnya.

Tidak hanya itu, perempuan ini merinci, kuburan dan sisa bangunan masih tertutup oleh semak belukar dan tanah yang belum ditemukan keberadaannya di Bukit Pal.

Akan tetapi, semua anggapan perempuan tersebut masih belum bisa buktikan secara ilmiah. Oleh karena itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Batang-Batang Laok dan Kepala Desa Batang-Batang Daya mengaku akan bekerjasama untuk berkordinasi dengan pemerintah Kecamatan sebagai langkah guna menemukan kejelasan.