Proyek Pengeboran di Desa Sana Tengah Diduga Gagal Konstruksi

Avatar
Tandon dari proyek pengeboran di Sana Tengah yang disinyalir gagal konstruksi. (MaduraPost/Mohammad Munir)

PAMEKASAN, MaduraPost – Realisasi proyek pengeboran dan tandon yang sepertinya dari dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Pamekasan di Dusun Bungguplong, Desa Sana Tengah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, disinyalir gagal konstruksi.

Realisasi proyek yang lending sektornya dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Pamekasan itu, sejak selesai dikerjakan pada beberapa bulan yang lalu hingga kini tidak ada air sama sekali dari pengeborannya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

BACA JUGA :  Pengerjaan Proyek Paving di Barurambat Kota Diduga Banyak Penyimpangan dan Mark-Up

Sehingga kini realisasinya itu menjadikan beberapa elemen masyarakat khususnya masyarakat disekitar lokasi proyek tersebut kesal, bahkan tak pelak diantaranya yang geram.

“Bagaimana tidak kesal dan geram mas, hasil proyek yang sumber dananya dari Pemerintah yang tujuannya untuk kesejahteraan dan kemakmuran kami dan yang lain sebagai masyarakat tidak dapat kami rasakan. Buang-buang uang negara saja,” kata AS (inisial) selaku warga setempat, Selasa (5/10).

BACA JUGA :  Proyek Asal Jadi di Desa Palesanggar Tanpa Izin Kepala Desa

Maka dari kata AS, pihaknya berharap dan meminta kepada pihak-pihak terkait dan kalau perlu sebut dia, juga meminta kepada semua anggota LSM dan Awak Media di Pamekasan memantau dan menindaklanjuti proyek abal-abal tersebut.

“Supaya pelaksana dari proyek tersebut yang katanya salah satu anggota Dewan di Pamekasan punya rasa tanggung jawab, dan kalau perlu Dewannya itu diberi sangsi, baik dari administrasi maupun hukum,” tegasnya.

BACA JUGA :  Realisasi Proyek Pavingisasi di Bangkes Kadur Terindikasi Jadi Lahan Korupsi

Dari beberapa informasi yang dihimpun oleh Wartawan Media ini, Kamis (7/10). Dalam pelaksanaannya (proyek pengeboran dan tandon, red) itu juga terindikasi salah perencanaan.

Sebab pengerjaan penyanggah tandon dari beton itu, selesai dikerjakan sebelum pengerjaan pengeboran dan sebelum mendapatkan air sesuai spesifikasinya. Dan informasinya, meskipun sudah dua kali di lokasi berbeda melakukan pengeboran tetap tidak mendapatkan air.