Prostitusi Online Luar Daerah Merambah di Pamekasan, MUI Minta Pemkab Lakukan Pencegahan

Avatar

PAMEKASAN, MaduraPost – Menjamurnya prostitusi daring (dalam jaringan) di berbagai daerah diresahkan oleh semua pihak dan kalangan. Salah satunya dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris MUI Pamekasan, Imam Santoso, meminta Pemkab setempat agar waspada terhadap hal yang dinilai penyakit di Bumi Gerbang Salam. Bahkan, pihaknya sudah mendengar banyaknya praktik prostitusi online yang ngetren saat ini.

BACA JUGA :  Merasa Ditelantarkan, Pasien ini Gugat RSUD H. Moh. Anwar Sumenep

“MUI Pamekasan akan terus melakukan antisipasi menjamurnya prostitusi daring tersebut,”katanya. Ahad (05/01/2020).

Dalam waktu dekat, lanjut Imam, MUI Pamekasan akan mengadakan rapat internal untuk mencari solusi supaya penyakit prostitusi daring ini tidak masuk dan menyebar di Pamekasan. Praktik tidak baik dan melanggar larangan agama itu harus diantisipasi agar Pamekasan sebagai kota yang memprioritaskan pembangunan pada program Gerakan Masyarakat Islami (Gerbang Salam) tidak tercemari dengan perilaku tidak baik.

BACA JUGA :  Polsek Pasean Pamekasan Pasang Banner Larangan Ambil Paksa Jenazah Covid-19

“Semuanya harus bahu-membahu mengantisipasi dan memberantas prostitusi,”ungkapnya

Sebelumnya, sejumlah media lokal di Pamekasan mengendus adanya praktik prostitusi daring tersebut dan menurut media itu, praktik tersebut dilakukan oknum warga di luar Pamekasan.

Buktinya, para pemilik akun umumnya menyebutkan sedang melakukan “expo” di Pamekasan. (mp/rai/din)