Prihal TPP ASN, Pernyataan Bupati Mas Tamam Dianggap Membohongi Publik

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Pernyataan Bupati Baddrut Tamam atau yang saat ini ngetren dipanggil Mas Tamam terkait penghapusan dana TPP ASN yang akan dialihkan untuk infrastruktur jalan sebagai kebohongan publik.

Bupati Pamekasan Mas tamam mengatakan, kalau TPP yang akan tetap diberikan itu adalah TPP-nya non Nakes dan Non Guru.

“Sudah jelas, bahwa non Nakes tidak akan kita ambil TPP-nya dan non Guru kita tidak akan ambil TPP-nya, yang kita alokasikan TPP itu untuk pembangunan infrastruktur dan program prioritas bagi pejabat,” jelasnya.

Seraya bertanya kepada awak media, Mas Tamam bertanya, kira-kira di Jalan Pagantenan sampai Batumarmar itu ada berapa mobil yang lewat setiap hari.?

BACA JUGA :  Polemik Pemecatan Perangkat Desa, DPMD Akan Temui Pemdes Lapa Laok 

“Disana itu ada faktor ekonomi yang harus cepat masuk ke kota, terus lampunya harus dibuat terang, jalan dari Batumarmar kesini itu kira-kira butuh berapa jam, misal satu jam, kalau jalannya bagus nyampek kesini bisa saja 30 menit, kalau jalan disana itu baik kira-kira jadi jalan TPP,” pungkasnya sambil ketawa di video tersebut.

Jadi kira-kira siapa yang bahagia nanti, kata Mas Tamam, ya yang bahagia itu rakyat nanti, karena itu jalan poros.

“Terus kemudian di Tampojung Goa ada jalan itu rusak, di Pasean ada jalan rusak, terus kemudian kalau itu tidak segera diperbaiki, kira-kira yang rugi itu pejabat apa rakyat, ya rakyat,” katanya.

BACA JUGA :  Seorang Kakek berusia 76 tahun di temukan Kritis di perairan pantai Desa Tanjung Sumenep

“Jadi kemudian kalau ada yang bilang untuk rakyat, ya rakyat yang mana. Karena emang ekonomi kita sulit, APBD atau dana kita terbatas juga, membahasnya kita itu utuh, utuh banget gitu loh, dari semua sektor kita lihat,” ujar Baddrut Tamam pada akhir video tersebut.

Sementara itu, menanggapi pernyataan Bupati Pamekasan tersebut, Abdus Salam Keceng mengatakan, kalau omongan Bupati Baddrut Tamam itu pintar, tapi tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Ada Soud System Bertuliskan 'Mitra Polsek Bluto'  Dalam Penutupan Kafe Apoeng Ketha

“Kalau disuruh ngomong Bupati itu dibolak-balik, infrastruktur itu sudah ada anggarannya sendiri, jadi dibuat kemana aja uang itu kalau tidak dibuat bayar hutang, atau diberanakkan di bank bertahun-tahun. Huh, jadi Bupati itu tidak sesuai dengan janji-janjinya,” kesal Abdus Salam, Kamis (15/4/2021).

Senada apa yang disampaikan oleh Abdus Salam, Agus juga mengatakan, kalau apa yang disampaikan oleh Bupati tersebut semakin membuatnya gagal faham.

“Karena setahu saya, kalau Nakes Puskesmas itu sudah dapat Kapitasi, Nakes RSUD Smart dapat Jaspel dan kalau Guru itu dapat sertifikasi. Mas Tamam itu selalu dan selalu membohongi publik,” pungkasnya.

  • Bagikan