SUMENEP, MaduraPost - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis dan Praktisi (Aspirasi) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (10/6/2026).

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu diwarnai pembakaran ban bekas, aksi saling dorong dengan petugas keamanan, hingga upaya massa memasuki area kantor pengadilan.

Para demonstran menuntut PN Sumenep segera melaksanakan eksekusi perkara yang telah berkekuatan hukum tetap.

Massa juga mempertanyakan adanya dugaan ketidakkonsistenan dalam penanganan sejumlah perkara yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Massa aksi menyebut terdapat perkara yang telah lama menunggu pelaksanaan eksekusi meskipun seluruh tahapan hukum telah dilalui.

Namun di sisi lain, terdapat perkara lain yang proses penyelesaiannya berjalan relatif cepat meskipun masih terdapat upaya hukum yang ditempuh para pihak.

Kondisi tersebut, menurut mereka, memunculkan persepsi adanya perbedaan perlakuan dalam proses penegakan hukum dan berpotensi mencederai asas equality before the law atau persamaan kedudukan setiap warga negara di hadapan hukum.

Saat aksi berlangsung, massa berupaya masuk ke dalam kantor PN Sumenep untuk menemui pimpinan pengadilan. Namun upaya tersebut dihalau aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

Massa juga sempat melakukan penyisiran di sekitar area kantor pengadilan. Situasi sempat memanas hingga terjadi aksi dorong antara demonstran dan petugas keamanan.