Scroll untuk baca artikel
Berita

Pemkab Sumenep Fokus Genjot Produksi Jagung Demi Kesejahteraan Petani

Avatar
46
×

Pemkab Sumenep Fokus Genjot Produksi Jagung Demi Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini
PANEN. Potret Wabup Sumenep, Imam Hasyim, saat menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, pada Selasa (27/05/2025) lalu. (Istimewa for MaduraPost)
PANEN. Potret Wabup Sumenep, Imam Hasyim, saat menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, pada Selasa (27/05/2025) lalu. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi perekonomian rakyat, terutama dengan mendorong peningkatan hasil panen jagung di wilayahnya.

“Pertanian memiliki posisi strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup petani. Karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani sangat dibutuhkan guna mengoptimalkan potensi yang ada,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Imam Hasyim, Minggu (1/6).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Sumenep Susun RPJMD 2025-2029, Fokus pada Isu Strategis dan Sinkronisasi

Ia menyebutkan, bahwa jagung adalah salah satu komoditas unggulan yang memiliki prospek besar. Dengan meningkatkan produktivitas tanaman ini, maka secara langsung dapat menambah pendapatan bagi para petani.

“Pemkab terus mendorong sektor ini agar menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, sekaligus sebagai kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tuturnya menegaskan.

Pada panen kali ini, tanaman jagung dibudidayakan di lahan seluas dua hektar menggunakan varietas unggul, yaitu BISI 2 dan B18. Diperkirakan, total hasil panen mencapai 16 ton. Capaian ini dinilai sangat menggembirakan karena didukung fasilitas pertanian yang memadai.

Baca Juga :  Festival Ketupat 2024 Sukses Digelar, Disbudporapar Sumenep Sampaikan Pesan Penting Ini

“Panen kali ini bisa mencapai 16 ton tak lepas dari peran irigasi yang berfungsi dengan baik. Ketersediaan sumur bor juga sangat membantu, bahkan di tengah musim kemarau seperti sekarang. Beberapa kelompok tani bahkan berencana menanam padi karena air masih tersedia cukup,” jelas Wabup Imam.

Diketahui, panen raya ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep, sebagai bentuk kebersamaan dalam mendukung swasembada pangan, khususnya dalam sektor jagung.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Dukung Seni Lokal, Borong Lukisan Kaligrafi Karya Seniman Manding

Lebih lanjut, Wabup Imam mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Para petani perlu mulai menerapkan metode pertanian yang lebih efisien, berbasis teknologi, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.***