Lembaga KPK Nusantara Gelar Aksi Demonstrasi ke Kantor DPRD Sumenep

  • Bagikan
AKSI DEMONSTRASI : Sejumlah massa aksi saat melakukan orasi di depan Kantor DPRD Sumenep. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Sejumlah massa aksi yang tergabung di Lembaga KPK Nusantara DPC Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar aksi demonstrasi ke kantor DPRD setempat. Selasa (5/10/2021) pagi kemarin.

Kedatangan mereka menuntut agar wakil rakyat tersebut bisa merespon surat audiensi yang dilayangkannya beberapa pekan lalu, terkait adanya dugaan pemaksaan kepada warga di Kecamatan Pasongsonga untuk melakukan vaksinasi.

BACA JUGA :  Dishub Sumenep Lakukan Sterilisasi Pada Bus Angkutan Umum di Terminal Arya Wiraraja

Dalam surat audensi itu, Lembaga KPK Nusantara meminta agar DPRD Sumenep memanggil Kapus Puskesmas dan Kapolsek Pasongsongan, terkait dugaan pelaksanaan vaksinasi paksa yang bertempat di Puskesmas Pasongsongan.

Sayangnya, berorasi hingga 1 jam lebih, tak satupun anggota parlemen menemui massa aksi. Massa aksi menyebut, tujuan mereka hanya untuk melakukan audiensi bersama Komisi IV DPRD Sumenep.

Mereka mengaku, jika audiensi itu sudah beberapa pekan tak kunjung digelar alias sering diundur, dengan beragam alasan yang dilontarkan staf Humas DPRD Sumenep.

BACA JUGA :  Minimnya Minat Masyarakat Naik Pesawat, Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep Sepi Penumpang

“Harusnya sebagai wakil rakyat bisa mendengar aspirasi kami,” teriak Korlap aksi Tri Law Firm, dalam orasinya, Selasa (5/10) kemarin.

Sebab tak satupun anggota dewan menemui massa aksi, mereka akhirnya membubarkan diri dan berjanji akan membawa massa yang lebih banyak. Dalam aksi itu dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Mereka berorasi dan menyampaikan aspirasi secara bergiliran.

BACA JUGA :  Kota Tua Kalianget Akan Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Tri mengatakan, Ketua DPRD Sumenep, Abd. Hamid Ali Munir, sebenarnya telah memberikan disposisi kepada Komisi IV untuk menggelar audiensi bersama Lembaga KPK Nusantara. Namun, informasi tersebut lambat laun tak kunjung diterimanya kembali.

“Saya berharap agar DPRD Sumenep bisa penampung aspirasi rakyat,” ujarnya.

  • Bagikan