Scroll untuk baca artikel
Sorotan

Kisah Cak Noer, Sang Gubernur Tokoh Sampang yang Menyatukan Madura dan Jawa

Avatar
40
×

Kisah Cak Noer, Sang Gubernur Tokoh Sampang yang Menyatukan Madura dan Jawa

Sebarkan artikel ini
Cak Noer bagi masyarakat Pulau Madura adalah sosok yang menginspirasi, terutama sebagai penggagas Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Madura dengan Surabaya. (MaduraPost/Merdeka)

PAMEKASAN, MaduraPost – Raden Panji Muhammad Noer, atau yang akrab disapa Cak Noer, bukanlah hanya mantan Gubernur Jawa Timur periode 1967-1976.

Bagi masyarakat Pulau Madura, beliau adalah sosok yang menginspirasi, terutama sebagai penggagas Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Madura dengan Surabaya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sejak menjadi Wakil Bupati Bangkalan pada tahun 1950, Cak Noer telah bercita-cita untuk membangun jembatan yang menghubungkan Madura dan Surabaya.

Baca Juga :  Petani Garam di Pangarengan Terancam Gagal Panen Gegara Tanggul Jebol

Impiannya itu akhirnya menjadi kenyataan ketika Jembatan Suramadu selesai dibangun. Saat itu, pada tahun 2010, Cak Noer menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

Selama masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Timur, Cak Noer dikenal sangat dekat dengan rakyat, terutama di Pulau Madura.

Dia sering melakukan kunjungan ke desa-desa, menyadari bahwa mayoritas penduduk desa adalah buta huruf dan petani miskin.

Baca Juga :  Ahmad Wahib: Cendikiawan Muda dari Sampang yang Hilang di Persimpangan Jalan

Dengan pemahaman yang mendalam tentang kondisi rakyat kecil, Cak Noer mampu merumuskan solusi-solusi yang konkret untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dengan perjuangan dan dedikasinya, Muhammad Noer tidak hanya menjadi bagian dari sejarah pemerintahan Jawa Timur, tetapi juga meninggalkan warisan berharga berupa Jembatan Suramadu yang menjadi simbol kemajuan dan konektivitas antara Pulau Madura dan Surabaya.

Baca Juga :  Kiprah Ismail di DPRD Pamekasan: Dari Kalimantan ke Madura, Hingga Puncak Demokrat

Semangat dan dedikasi beliau menjadi inspirasi bagi generasi-generasi berikutnya dalam mewujudkan impian dan membangun masa depan yang lebih baik.***