Scroll untuk baca artikel
Daerah

BEM Demo Satgas Tuding Anggaran Covid-19 Sumenep Tak Transparan

Avatar
29
×

BEM Demo Satgas Tuding Anggaran Covid-19 Sumenep Tak Transparan

Sebarkan artikel ini
DEMONSTRASI: Aksi demonstrasi digelar BEM Kabupaten Sumenep di depan Kantor Pemkab setempat. (M. Hendra. E/MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Puluhan masa aksi yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar demonstrasi ke kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Mahasiswa ini menyoal tentang transparansi anggaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep. Mahasiswa juga menuding bahwa masyarakat tidak bisa mengakses atas transparansi anggaran Covid-19.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Bagaimana realisasi anggaran ini, bagaimana serapannya. Kami ini tidak tahu. Tolong pertemukan kami dengan ketua satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sumenep,” teriak orator aksi, Moh. Hayat, Kamis (12/8).

Baca Juga :  Adu Kelayakan Dimulai, Siapa Nakhoda Baru PT WUS?

Disamping itu, menurut mahasiswa, rasionalisasi anggaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep tidak jelas tersalurkan dan dibelanjakan apa saja. Mahasiswa menilai penuntasan pandemi Covid-19 hanya dianggap seremonial.

“Ketika berbicara tentang transparansi, masyarakat pasti menduga jangan-jangan tidak pernah dialokasikan dengan benar. Karena kami tidak bisa mengakses,” jelasnya.

Apalagi, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Covid-19 yang terus diperpanjang, namun angka pasien Covid-19 malah melonjak tinggi.

Baca Juga :  Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sumenep 2024 Diumumkan, Ini Rekapnya

Dalam investigasinya, mahasiswa mengaku telah menghadap anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep. Hanya saja, hal itu belum membuahkan hasil tentang transparansi Covid-19.

“Ini bukti antara legislatif dan eksekutif tidak becua. Saat kami tanya ke anggota dewan, mereka hanya geleng-geleng kepala. Maka dari itu k pertanyakan,” paparnya.

Pada tahun 2019 lalu, Pemkab Sumenep kucurkan dana hingga Rp. 97 miliar lebih untuk penanggulangan bencana non alam Covid-19. Atas dasar itu, mahasiswa meminta agar keseluruhan anggaran tersebut bisa diakses.

Baca Juga :  KEI dan SKK Migas Terus Dorong Pemberdayaan Warga Kepulauan Sapeken Lewat Berbagai Program Strategis

Hingga berita ini diterbitkan, para mahasiswa belum ditemui satupun tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep. Selain itu, para pendemo dijaga ketat oleh aparat kepolisian.