Belasan Lomba Semarakkan HSN 2021, PC NU Sumenep Gelar Festival Keagamaan

  • Bagikan
GRAND OPENING : PC NU Sumenep lepas puluhan balon di pembukaan semarak HSN 2021. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Peringati Hari Santri Nasional (HSN) 2021 yang ke-6, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar puluhan festival keagamaan dengan tema ‘Bertumbuh Berdaya dan Berkarya’. Jumat (1/10/2021) sore.

Pada kesempatan itu, pembukaan semarak HSN 2021 kali dibuka dengan khatmil quran, dan Grand Opening HSN 2021 yang ditandai dengan pelepasan puluhan balon di halaman Kantor PC NU setempat.

Diketahui, festival keagamaan semarak HSN 2021 itu diantaranya :

  1. Lomba Sholawat Mubadalah, pelaksanaan : 23 September – 12 Oktober 2021.
  2. Lomba Tiktok Dakwah, pelaksanaan : 1 – 15 Oktober 2021.

  3. Lomba Fotografi, pelaksanaan : 1 – 15 Oktober 2021.

  4. Sekolah Kesehatan, pelaksanaan : 3 Oktober 2021.

  5. Pelatihan Tajhizul Janazah An-Nahdliyyah, pelaksanaan : 9 Oktober 2021.

  6. Lomba Baca Kitab Kuning, pelaksanaan : 13 Oktober 2021.

  7. Pelatihan Shalat Sempurna An-Nahdliyyah, pelaksanaan : 9 Oktober 2021.

  8. Diklat Penelitian Kualitatif, pelaksanaan : 16 Oktober 2021

  9. Maulid Nabi dan Istighotsah, pelaksanaan Pelaksanaan : 18 – 20 Oktober 2021.

  10. Maulid Nabi dan Istighotsah Santri Serentak tingkat PRNU, pelaksanaan : 18 – 20 Oktober 2021.

  11. Maulid Nabi dan Istighotsah Santri Serentak Pimpinan Cabang Banom NU, pelaksanaan : 24 Oktober 2021.

  12. Maulid Nabi, Istighotsah Santri, pelaksanaan : 25 Oktober 2021.

“Pembukaan seremonialnya tadi dibuka dengan pelepasan balon. Untuk lomba akan digelar sejak tanggal 1 hingga 24 Oktober 2021. Puncaknya tanggal 25 Oktober 2021,” terang Wakil Ketua PC NU Sumenep, Moh Halili, pada pewarta, Jumat (1/10).

Dari berbagai lomba itu, salah satunya menyasar para santri yang ada di pondok pesantren, mulai dari lomba membaca kitab kuning, yang dibagi menjadi tiga tingkat. Yakni, tingkat pemula, menengah, dan tinggi.

“Untuk tingkat pemula, membaca kitab taqrib, untuk tingkat menengah membaca kitab fathul qorib, dan yang tertinggi membaca kitab fathul mu’in,” paparnya.

Menurutnya, konsep dari berbagai perlombaan itu banyak yang menggunakan konsep daring, mengingat saat ini pandemi masih belum usai.

“Kecuali nanti di finalnya, nanti di grand final kita akan panggil semua yang menang nominator di setiap perlombaan, kita akan laksanakan secara tatap muka,” ujar dia.

Dia juga menyebut, tujuan dari acara tersebut salah satunya mengharap berkah dan permohonan kepada Allah SWT dari bencana termasuk pandemi Covid-19.

“Mari kita sambut kegiatan Hari Santri ini dengan sikap heroisme para santri-santri dulu, mari kita jihad, lawan kebodohan, dan ciptakan ekonomi mandiri,” tandasnya.

BACA JUGA :  Aktivis Sumenep Soroti Tindakan Gegabah Wali Kota Surabaya
  • Bagikan