Daerah  

Ada Sungai Kolam di Depan Kantor Pemkab Sumenep

Avatar
TERGENANG : Kondisi jalan raya di depan Kantor Pemkab Sumenep tergenang akibat hujan deras seharian. (MaduraPost/M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Hujan deras mengguyur Kota Sumenep hari ini. Kamis, 2 Januari 2022. Hujan lebat sejak pukul 11.00 WIB siang itu membuat beberapa lokasi jalan raya tergenang air.

Hingga sore hujan tak kunjung reda. Langganan genangan air tiap tahun saat musim hujan adalah Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kawasan ini memang acap kali terjadi genangan air yang cukup lama, bukan banjir. Apalagi, saat hujan deras turun hingga berjam-jam.

Pantauan MaduraPost di lapangan, genangan air di depan Kantor Pemkab Sumenep setinggi lutut orang dewasa. Entah jalur pembuangan air (drainase) yang mampet hingga lamban menyerap aliran air ataukah malah mampet.

BACA JUGA :  Apresiasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Terhadap Jamu Tradisional Madura Sari di Sampang

Pengguna jalan raya sering berkeluh kesah saat melawati dr. Cipto, Desa Kolor, Kecamatan Kota ini. Apalagi saat hujan, kondisi jalan sungguh memprihatinkan.

Sumenep tidak sedang DILAN-da banjir. Hanya genangan air, meski cukup memakan waktu untuk air segera surut. Jalur drainase di Kantor Pemkab satu pintu ini sudah didesain sebagus mungkin.

BACA JUGA :  Rahmatullah Pimpin PAC Pergunu Kecamatan Pragaan

Jangan tanya ada berapa selokan di pusat Kota Sumenep, banyak. Bertanyalah apakah berfungsi dengan benar ?

Saat ini pengguna jalan telah menyebutnya ‘Ada Kolam Alami di Depan Kantor Pemkab Sumenep’. Mengapa demikian ?

Genangan air ini seolah sudah menjadi langganan tiap tahun. Masyarakat sudah juga menganggap biasa melewati jalan tersebut.

Tak hanya di depan Kantor Pemkab Sumenep saja tergenang hujan. Jalan Seludang juga menampung banyak genangan air. Disana malah terlihat tambah parah, selokan sudah tak sanggup menampung banyak air saat hujan deras datang.

BACA JUGA :  Rp 3,6 Miliar Bantuan RTLH di Sumenep Tertahan Karena Corona

Kadang, masyarakat menanyakan peran pemerintah, dinas terkait tak luput menjadi sorotan. Hasilnya ? masih sama, setiap tahun terus terjadi genangan.

“Ini sangat menggangu bagi pengguna jalan, meski bukan banjir tapi sangat merugikan bagi masyarakat,” kata Masyhuri, pengguna jalan, saaat diwawancara MaduraPost (20/1).

Hingga berita ini dinaikkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Tata Ruang Sumenep, Eri Susanto, saat dihubungi melalui sambungan selularnya belum ada respon, meski terdengar nada tunggu telfonnya aktif.